Entah sudah berapa banyak cerita ku lalui. Berawal ketika memutuskan untuk meninggalkan tanah kelahiran tepatnya setelah lulus sekolah lanjutan atas. Mencoba merangkai asa di pulau jawa. Hampir 7 tahun merajut kisah di tanah antara Citayem dan Cilebut. Di tanah itu, hampir setiap tahun sebelum lebaran tiba, suara yang penuh harap itu selalu bertanya : “ Pulangnya kelen ( kalian) hari raya ini ?”. Suara lembut nan jauh diujung telepon tetangga yang biasa tempat menitipkan kabar berita karena belum adanya handphone saat itu. Suara syahdu tatkala bersenandung malu – malu dikala berkegiatan sebagai ibu rumah tangga. Suara dimana saat ini sangat kurindukan untuk ku dengar. Walau hanya sekedar bertanya : “ Sehat kan di ?” Sementara, lelaki gagah yang memiliki tatapa...
Komentar
Posting Komentar