Pintu
Pintu itu sudah ku ketuk
Sekarang tinggal kau
Mempersilakanku masuk
Atau malah membiarkan aku berdiri di teras ini
Sambil berkelahi dengan hati
Aku melihat bayangmu di balik tirai jendela itu
Tapi engkau masih bungkam tidak membukakan pintu
Apa aku harus mendobrak masuk,
Atau tetap menunggu ?
Eh...sepertinya ada orang lain di dalam sana ?
Apakah dia juga bertamu sama sepertiku atau dia yang membingungkan hatimu ?
Apakah dia juga bertamu sama sepertiku atau dia yang membingungkan hatimu ?
hmm...mungkin ada baiknya aku pulang dulu
Besok atau lusa aku akan coba mampir lagi
Mengetuk pintu itu sampai kau memberikan jawaban dari setiap pertanyaan

uuhhh dalam banget om..
BalasHapus