Kepadanya teruntuk dia


Waktu begitu lama dalam mencari
Gelisah...seolah tak berujung
Hingga sang waktu pertemukan dua ego kemudian meretakkan batas-batas
Merangkai bimbang menjadi satu tekad

Kepada cinta teruntuk ego
Waktu terasa melesat cepat
Menghempas naluri di ujung harap
Selimuti akal sehingga tak logis
Lupakan ikrar : "aku terima dirimu dgn seperangkat ibadah berbalut do'a"

Kepada waktu teruntuk rindu
Ingatkah ketika berjuta prasangka dikalahkan rindu
Ketika amarah dihancurkan oleh senyum
Masih ingatkah ?

Dari cinta kepada aku
Bertahanlah sebentar hingga sang waktu lunturkan cemasmu
Sampai kau tak berasa sedang terluka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jadi muslim itu tidak enak (2)

Ayah, aku mohon maaf........

KETIKA TAK ADA LAGI YANG MEMANGGILMU PULANG